3 Senggeger dan ajian ampuh masyarakat Sasak Lombok

Lombok, sebuah pulau dengan pesona alam yang memukau, juga dikenal kaya akan tradisi dan kepercayaan lokal, Di antara keanekaragaman budaya yang ada, ajian-ajian mistis menonjol sebagai bagian integral dari warisan spiritual masyarakatnya. Ajian-ajian ini, yang dipelajari dan dilestarikan dari generasi ke generasi, mencerminkan kebijaksanaan dan misteri masa lampau yang masih hidup hingga saat ini.

Ajian-Ajian yang Masih Dipercaya

Berbagai jenis ajian masih dapat ditemukan di Lombok, masing-masing dengan tujuan dan kegunaannya yang unik. Dua contoh yang cukup dikenal adalah Ajian Setumbal dan Ajian Senggeger.

  • Ajian Setumbal digunakan untuk mengelabui pandangan orang lain, membuat pemakainya terlihat menyeramkan
  • Ajian Senggeger, sebaliknya, digunakan untuk memikat hati lawan jenis, membuat mereka terpikat oleh pesona pemakainya.

Tiga Ajian Mistis yang Terkenal dari Buku “Arya Banjar Getas” oleh Muhammad Azhar

Di dalam buku “Arya Banjar Getas” karya Muhammad Azhar, terdapat tiga ajian ilmu sasak yang dijelaskan secara lengkap, termasuk dengan mantranya. Berikut adalah tiga ajian yang menarik untuk diketahui:

1. Pelet Tojang Andos Ajian ini termasuk dalam kategori Senggeger atau Pelet. Pelet Tojang Andos terkenal pada zaman Pejanggik dan digunakan untuk memikat lawan jenis menggunakan media minyak. Adapun mantranya adalah sebagai berikut:

       "Mas ku dalam kurungan, mas lunta aran aku,
       Mas Marsah aran kamu, dan seterusnya..."

    Minyak yang digunakan untuk ajian ini konon bisa ditemukan di Desa Pena, Jerowaru, dan Serewe.

    2. Senjerit Ulah Lepang Ajian ini termasuk dalam kategori Kedigdayaan, digunakan untuk menakuti orang yang sedang kita tatap. Konon, orang yang terkena tatapan ini akan melihat ular besar atau lepang. Berikut adalah mantra yang digunakan:

         "Denna momot melingken, ndekna gomen nyenyatok,
         hawas, gentikku otak mek sik otak bajo,
         pook belang, tel tetuntel tuntel, besebok bawak tengkulak, dan seterusnya..."

      Mantra ini harus dibaca dalam satu tarikan napas sambil menatap tajam ke arah target.

      3. Senggeger Lindur Segumi Ajian Senggeger Lindur Segumi juga digunakan untuk memikat lawan jenis, namun tidak memerlukan media minyak. Ajian ini hanya memanfaatkan suara dan mantranya adalah:

           "Nabi Daud kang wararas, sepi gumi milu nangis,
           angin deres punang gedong, angin terungu suarangku..."

        Setelah membaca ini, tarik napas dalam-dalam dan lanjutkan dengan:

           "Cubit cubitan oh cubit cubitan,
           Senggol senggolan oh senggol senggolan,
           Kantong kantongan oh kantong tebelan pook belang..."

        Menggunakan ajian-ajian ini bukanlah sekadar mengucapkan mantra, tetapi juga memerlukan keyakinan penuh dan kepercayaan bahwa Tuhanlah yang memberi izin atas segala sesuatu. Ajian-ajian ini menggambarkan kepercayaan mendalam masyarakat Lombok terhadap kekuatan mistis yang mengelilingi mereka.

        Bagi para peneliti budaya atau wisatawan yang tertarik dengan tradisi mistis, Lombok menawarkan wawasan mendalam tentang bagaimana spiritualitas dan kepercayaan magis masih menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Melalui ajian-ajian ini, kita bisa melihat bagaimana masyarakat lokal menghormati dan memelihara warisan spiritual mereka dengan penuh kebijaksanaan dan keajaiban.

        Tim Redaksi Pariwisatantb.com

        Kamu mungkin menyukai